Posted by: denoksk on: Mei 14, 2009
Asalamualaikum wr, wb
Tak kan selamanya tangan ini bisa mendekapmu
Tak kan selamanya raga ini menjagamu
Seperti alunan detak jatungku
Tak bertahan belahan waktu
Dan semua keindahan yang memudar
Atau cinya yang tlah hilang
Tak ada yang abadi
Biarkan aku bernafas setelah sebelum hilang
Tak kan selamanya tanganku mendekapmu
Tak kan selamanya raga ini menjagamu
Bersiaplah para penganti
Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
Waalaikumsalam wr, wb
Denok sk, 14, 05,2009
Hong Kong
waduh… bingung juga nih mahamin puisi?
Maaf sob. Kupinjam puisimu utk dia. Salma, wanita yg sangat kuidamkan. Karna ksalahan kcil kakiku tak bisa lg mlangkah ke arahx. Aq harus merid dngan wanita yg awalx hax ingin kbuat tsenyum. Hax ingin kubuat mlupakn luka klamx krn dtinggal Sobatku. Aq tlena oleh suguhan kopi, air mata dan nafsu. Serta rasa takut berlebih. Tkz b4 sob.
.
Mei 17, 2009 pada 6:48 am
salam kenal yang disana